FILOSOFI LOGO KEBANGGAAN SMANSA MOZAR - Megasus

Friday, July 1, 2022

FILOSOFI LOGO KEBANGGAAN SMANSA MOZAR

 


Smansa Mozar? Bersama menuju masa depan! Yep, jargon tersebut adalah salah satu identitas kita sejak lama, yang selain berfungsi sebagai jati diri, juga menjadi pembakar semangat tersendiri. Ngomongin tentang identitas, tentu saja yang paling mencolok dan melekat di ingatan serta lubuk hati terdalam baik siswa bahkan orang awam yaitu logo, karena logo ini mewakili keseluruhan sesuatu. Kebetulan banget di kesempatan kali ini, Crewmeg akan membahas mengenai logo ikonik kebanggaan kita selama ini. Sebenarnya apa sih filosofi di dalamnya? Check it out!!

Well, sebelum masuk filosofi, ada baiknya kita nostalgia ke masa lalu dulu, yakni sejarah awal pembuatan logo. Jadi, logo SMA Negeri 1 Mojosari dibuat oleh Bapak Nasrullah sekitar awal tahun 2000an. Awalnya, logo ini pernah dibuat 2×, yang pertama berbentuk segi lima dengan hanya bertahan kurun waktu setahun. Kepala Sekolah pada masa itu, Drs. Wahyudi, MM, M.Pd. meminta pembuatan logo baru, karena dirasa logo lama tersebut kurang menarik. Oleh karena itu, beliau meminta kepada Bapak Nasrul agar dibuatkan logo yang di dalamnya tersimpan harapan agar mampu menjadi identitas SMA Negeri 1 Mojosari. Beliau memberikan 9 kriteria yang keseluruhannya wajib masuk ke dalam logo tersebut.

Pembuatan pun dilakukan, observasi dan revisi kian diusahakan demi tercapainya hasil yang maksimal. Dengan membutuhkan waktu 3 bulan, akhirnya logo pun ditemukan hasil akhir dengan keputusan final, Pak Nasrul melakukan analisa kepada beberapa murid. Pertanyaan diajukan untuk mengetahui lebih suka logo baru atau lama. Dan hasilnya, 90% jawaban memilih menyukai logo yang baru, sehingga logo tersebut disahkan menjadi identitas SMA Negeri 1 Mojosari dan dipakai hingga saat ini.

Secara keseluruhan, logo ini bermakna satuan pendidikan yang mempunyai tujuan mengantarkan anak didik untuk mencapai apa yang ia cita-citakan. Bintang di tengah artinya cita-cita dan harapan. 3 kotak miring berwarna merah, kuning, dan biru memiliki lambang dari 3 unsur pembangun yakni pemerintah, masyarakat dan unsur internal yang ada di dalam sekolah, seperti siswa dan guru.

Siswa mempunyai semangat belajar didukung oleh kebijakan pemerintah dan dukungan orang tua. 3 unsur ini harus saling melengkapi guna mencapai tujuan yang diharapkan. Kotak disimbolkan miring ke samping kanan, karena memiliki arti terus bergerak, terus maju menuju apa yang dicita-citakan, sesuai semboyan SMA Negeri 1 Mojosari di atas 3 kotak tersebut yaitu "Bersama Menuju Masa Depan".

"Mencapai logo ini tidak gampang, perlu kriteria yang harus dipenuhi ke dalam 1 gambar. Bukan sembarangan, namun harus mewakili apa yang diinginkan." terang Pak Nasrul.

Logo ini dibuat dengan perpaduan cara digital dan manual, namun dominan manual karena zaman yang masih serba tradisional. Beliau sebagai pembuat logo menjelaskan bahwasanya idak ada inspirasi tersendiri dalam membuat logo ini, murni karena tuntutan pekerjaan dari pihak sekolah.

Mengenai perubahan warna yang sempat terjadi pada beberapa tahun silam yakni warna oranye ke pink tidak ada filosofi tersendiri,hal ini semata-mata hanya karena kesalahan saat pencetakan.

Oooh.. jadi begitu! Bagaimana Someg sudah tahu makna sebenarnya dari logo yang terpajang di hampir setiap bagian sekolah, bahkan menempel di baju kita? Kalau dari Someg sendiri suka nggak sama logonya? Crewmeg sih SBL, suka banget loch!!

(By : Firzin dan Hakiki)

Bagikan artikel ini

1 comment

  1. Just like an inkjet printer adds individual dots of ink to type an image, a 3D printer solely adds materials the place it's wanted primarily based on a digital file. 3D printing know-how to hurry up its manufacturing and growth process. Rapid tooling prototypes are changing the best way|the means in which} the world does business. 3D printing allows users to precision machining bring their visions to life by turning them into tangible three-dimensional objects.

    ReplyDelete