Sebenarnya Apa Sih Insecure? - Megasus

Friday, July 1, 2022

Sebenarnya Apa Sih Insecure?



Halo Someg! Akhir-akhir ini banyak banget kata insecure muncul di berbagai postingan yang berisi keluh kesah. Sebenarnya apasih insecure itu? Nah, insecure adalah sebuah kondisi mental yang menyebabkan seseorang merasa tidak aman. Kondisi ini menyebabkan seseorang merasa cemas dan takut secara berlebihan sehingga cenderung melakukan sesuatu dengan berhati-hati. Rasa insecure berasal dari peristiwa traumatis, krisis, atau kerugian.

APA SAJA PENYEBAB INSECURE?

Ada banyak sekali penyebab-penyebab kenapa kita bisa merasakan insecure. Baik itu dari faktor internal maupun faktor eksternal. Dan yang paling berpengaruh biaanya adalah faktor dari orang – orang terdekat kita. Baik itu keluarga, teman, bahkan sahabat bisa menjadi pemicu terjadinya insecure.

Berikut adalah faktor penyebab insecure:

1. Membandingkan dengan orang lain.

Contoh dari faktor keluarga misalnya oang tua kamu suka membandingkan anaknya dengan anak oeang lain. Seperti ‘’Lihat anak tetangga depan itu dapat juara lomba renang, nggak kayak kamu yang sukanya rebahan dan main hp mulu!” Wah, padahal orang tua harus membimbing anaknya. Karen seseorang anak membutuhkan orang terdekat sebagai dukungan. Bukan malah membandingkan seprti ini, boleh saja sebenarnya membandingkan sebagai motivasi anak tetapi alangkah baiknya mengingatkan secara baik-baik dan memberinya dukungan. Karena tidak semua anak bisa di semua bidang.

2. Trauma karena peristiwa yang buruk.

Trauma adalah rasa dimana kita seringkali merasa takut bahkan merasa selalu dihantui oleh peristiwa atau masalalu yang kelam. Sehingga hal tersebut bisa menimbulkan rasa kecemasan yang berlebih dan parahnnya lagi menimbulkan rasa tidak aman tadi yaitu insecure.

Misalnya nih, ada seorang anak pernah melihat kedua orang tua yang sedang bertengkar kemudian saling meyakitkan dan berujung penceraian. Dan pasti anak itu mengalami trauma berat dimasa depan akan berfikiran seperti itu yang berfikir menikah bukanlah hal yang menyenangkan. Karena apa yang ia lihat di realita kehidupan dia adalah yang seperti tadi. Maka dari itu ia menjadi menutup diri dari hiruk piruk lingkungannya. Ia enggan untuk bersosilisasi dengan orang lain karena ia memilki trauma terhadap suatu kejadian.

3. Kita pernah gagal merasakan yang namaya gagal.

Setiap orang pasti pernah merasakan yang namanya gagal. Tidak ada orang yang hidupnya mulusmulus aja tanpa merasakan ujian. Dan gagal itu bisa menjadi suatu ujan bagi kita. Ujian agar kita bisa belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Kadang kala ketika kita gagal kita sering kali bahkan kita sudah tidak mampu lagi untuk berbuat apa-apa. Berbagai pikiran negtif pun datang menghampiri kita.

Seperti ketika kita ditolak disebuah perusahaan, kita akan berfikir bahwa apakah penampilanku nggak menarik? Sehingga aku nggak diterima untuk kerja disana. Atau, aku nggak sehebat mereka yang bisa kerja disana? Dan yang lebih parahnya lagi ketika pikiran-pikiran negatif ini datang kemudian tidak mengambil ini sebagai pelajaran. Tapi malah menjadikan kita orang pesimis.

4. Timbulnya rasa untuk ingin menjadi orang lain.

Mungkin ada sebagaian orang malah membenci dirinya sendiri, lalu ia ingin menjadi seperti orang lain. Mebayangkan jika menjadi orang lain akan tampak selalu bahagia. Padahal menjadi orang lain bukanlah hal yang dibenarkan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya rasa percaya diri pada dirinya dan memiliki self-eksteem yang rendah. Sehingga dapat membuat diriny berpikir bahwa dirinya tak sebaik orang lain. Dirinya tak seberuntung dan sebahagia orang lain. Dan hal ini yang sangat sering kita jumpai di kalangan remaja di aman ini.

Be yourself jadilah dirimu sendiri. Karena kamu tidak akan bisa untuk terus berpura-pura menjadi orang lain. Karena ada saatnya akan lelah mengikuti apa yang sebenarnya kita tidak mampu, tidak sanggup, jika terus-terusan menyakiti dan membohongi diri.

Nah, semoga dari penjelasan diatas dapat kita ambil hikmahnya. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua yang sedang merasakan insecure. Percayalah bahwa setiap manusia pasti memiliki kelebihan masing-masing. Temukan kelebihan itu dan berfokuslah pada kelebihan kita masing-masing.

 


DAMPAK INSECURE KEPANJANGAN 

Rasa insecure terjadi dikarenakan ketidakpastian atau gangguan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga orang yang memiliki rasa insecure akan mengalami kepercayaan diri yang rendah, punya masalah pada tubuhnya, hidup tidak terarah, atau merasa diabaikan oleh orang lain.

Bahkan insecure yang berleihan dan tak kunjung diatasi dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental serius. Seperti depresi, gangguan kepribadian, gangguan kecemasan, paranoid, gangguan makan, dan maslah pada body image. Bahkan menurut psikolog bahwa insecure berkepanjangan tidak baik.

Hal itu bisa saja membuat diri kita menjadi pasif, contoh: jika ada seseorang yang mengajak kita untuk berbicara, seluruh badan kita menunjukkan bahwa diri kita pasif, tidak mampu atau tidak nyaman menyampaikan pendapat kita. Selain itu merasa insecure seara terus menerus juga dapat menggangu mental.

Contohnya selalu memikirkan berlebihan ata overthinking hal negatif tentang diri kita. Berujung sedih dan bahkan bisa sampai ke titik menyakitii diri, bisa jadi mengangu menal kita.

Melihat dampak jangka panjang dari insecure tersebut memang tidak bisa dianggap sepele. Bagaimanapun merasa insecure sangatlah tidak bagus apalagi untuk kebahagian diri sendiri dan keseharian kita juga akan terganggu.

Oleh karena itu untuk mengatasi rasa tersebut itu sangat penting. Maka berhentilah membandingkan dirimu dengan orang lain, karena setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Syukurilah apa yang hingga kini kamu miliki dan jangan lupa untuk mencintai diri sendiri.

Cara menghilangkan insecure :

Tidak perlu mementingkan rasa percaya diri dengan ucapan kosong, jangan bandingkan dirimu dengan orang lain, temukan kelebihan diri, fokuslah menjadi diri sendiri, ingatlah hal-hal baik yang sudah dilakukan, bersyukur atas tuhan kasih.

Dalam islam, perasaan insecure termasuk salah satu hal yang sebaiknya tidak dirasakan. Karena dalam surah At-Tiin ayat 44 telat tertulis bahwa “Sesungguhnya Allah telah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya”.

(By : Natasya Amalia)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda