Waspada Bahaya COVID-19 - Megasus

Wednesday, March 11, 2020

Waspada Bahaya COVID-19




Waspada Bahaya COVID-19

Devi Tribuana



Halo someg! Kembali lagi bersama Crewmeg yang bakal bagi-bagi info ke kalian. By the way, kalian tau ngga sih bagaimana perkembangan virus covid-19 di Indonesia saat ini? Bahkan sudah muncul korban jiwa lho, Someg sudah tahu belum? Pada DYK kali ini Crewmeg bakalan bahas perkembangan korban dan mengulas fakta-faktanya, nih.

Pertama, tentang perkembangan virus covid-19 atau yang lebih sering kita sebut dengan corona. Virus yang berpotensi menyebabkan kematian sebesar 2% ini sudah mulai masuk ke negara kesayangan kita semua lho ,Someg. Korban yang pertama kali terinfeksi virus ini berasal dari kota depok, seorang WNI yang sudah positive terinfeksi virus ini dengan cepat ditangani oleh pihak rumah sakit terdekat. Meski jauh dari jangkauan kita semua kita tetap harus berhati hati ya Someg. Perlahan-lahan virus ini semakin menyebar dan menyebabkan banyaknya korban yang berjatuhan. Dilansir dari media korban saat ini sudah mencapai angka 27 korban dan terdapat satu korban meninggal dunia di dalam angka tersebut.

'Lho, sudah ada yang meninggal?' Yap, pada kasus ini sudah ada korban yang meninggal dunia. Korban yang diberi kode atau urutan korban ke-25 ini telah meninggal dunia dini hari yaitu Rabu, 11 maret 2020 pads pukul 02.00. Korban yang meninggal dunia adalah seorang warga negara asing berjenis kelamin perempuan yang berumur 53 tahun dan telah ditangani oleh otoritas kesehatan Indonesia. Saat ini pihak otoritas kesehatan Indonesia tengah menyiapkan pengebumian dan pemulangan warga negara asing tersebut ke negara asalnya.

Kasus kematian korban corona di Indonesia ini dianggap sebagai imported case atau bisa disebut juga kasus impor atau bukan berasal dari negara Indonesia sendiri. Berdasarkan pernyataan Achmad Yurianto selaku juru bicara pemerintah pasal virus corona, mengatakan bahwa perempuan tersebut termasuk dalam imported case karena tertular virus corona di luar negeri sebelum menjejakkan kaki di Indonesia.

Achmad Yurianto juga mengatakan bahwa kematian korban tersebut didukung oleh sakit berat yang diidap korban antara lain diabetes, hipertensi, hipertiroid, dan penyakit paru obstruksi menahun yang memang sudah cukup lama diderita oleh pasien. Namun tetap saja karena sudah tercatat terinveksi virus corona kasus kematian ini termasuk disebabkan oleh virus tersebut. Kini pemerintah tengah berusaha membuat klaster (kumpulan/kelompok) untuk mengetahui asal muasal virus corona yang masuk ke Indonesia dan tak kunjung ditemukan asalnya.

Nah sekian info kali ini, sampai jumpa di pekan selanjutnya dengan info yang lebih menarik. Jangan lupa untuk jaga kesehatan dan kebersihan ya Someg! Karena kesehatan itu mahal harganya. Sekian, terimakasih~

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda