Riddle Story - A Knife Plan



“Araa…! Aku bisa jelaskan.” Ucap miko penuh keyakinan sembari melepaskan dekapannya pada Viola.

Apa daya Ara hanya gadis remaja biasa yang tidak secantik Via. Namun miko tidak pernah berpaling darinya hanya karena gadis lain.

“Araa…! Aku mencintaimu.” Teriak Miko  Sambil mempercepat langkah kakinya menuju Ara yang semakin jauh terpisah oleh jarak.

Langkah Ara terhenti Menyadari hatinya yang masih berharap penjelasan dari Miko walaupun di dalamnya terbesit  kebencian. Sebisa mungkin Ara menghapus air mata yang mengalir di pipinya dan sekuat tenaga menahan Ketakutan juga isak tangisnya.

“Ara…! Jangan pergi. Kau hanya salah paham.” Bujukan Miko menahan Ara dan memeluknya dari belakang dan Ara terdiam sejenak.

“Aku sangat mencintaimu.”

Berkali-kali Miko menguncapkan kata-kata  itu pada Ara tapi Ara tetap saja tidak percaya dan mencoba melepaskan dekapan Miko.

“Aku mengerti, untuk kesekian kalinya kau melihatku bersama gadis lain. Tapi percayalah Ara. Aku hanya menyayangimu. Ku mohon padamu jangan pergi.”

Ara hanya menangis tersedu mendengar perkataan Miko. Karena dia tau semua hanyalah omong kosong yang berkali-kali diucapkan oleh Miko padanya.

Ara berlari sekuat tenaga setelah berhasil melepaskan dekapan Miko. Ia berlari mengambil selembar kertas. Lalu menuliskan isi hatinya.

“Miko, aku sadar. Aku tidak seperti Viola. Aku hanya gadis bisu yang beruntung kau cintai, tapi aku menangis bahagia karena kau tidak benar-benar mengincar gadis yang tidak bisu sepertiku. Dan, kurasa hidupku takkan lama lagi.”
Sementara itu Miko yang baru sampai di kelas Ara, ia menemukan Ara yang sudah tergeletak tak bernyawa menggenggam surat yang ditujukan untuknya. Ia teringat bahwa Ara mati karena pisau yang tertancap pada punggungnya.

“Huh, hampir saja gadis bisu ini membongkar rencanaku!”



                                                ___Happy Solved guys! ___                  

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Riddle Story - A Knife Plan "

Post a Comment